Pada
suatu malam, seorang pencuri menyelinap ke sebuah rumah yang di huni oleh
seorang nyonya tua, yang saat itu sedang duduk di samping meja. Sungguh
beruntung sekali, pikir si pencuri. Tiba-tiba terdengar tangisan nyonya tua itu
dengan tersedu-sedu, lalu mengambil sebuah gunting dan mengarahkannya ke leher.
"Ah.....! tidak boleh!" teriak si pencuri. Tanpa sadar ia berlaku sebagai pencuri, dia menerobos ke dalam rumah dan merampas gunting dari tangan nyonya itu.
"Biarkan aku mati...," ronta nyonya tua itu.
"Masalah apa yang terjadi? Bicarakan padaku, Untuk apa memilih jalan pintas?"
Ternyata
Nyonya tua itu baru saja ditinggalkan suaminya. Anak dan menantu tidak
berbakti, ditambah lagi menderita sakit hingga merasakan hidup ini tidak
berarti lagi. Setelah dinasehati panjang lebar, niat untuk bunuh diri tadi
perlahan-lahan hilang. Setelah ramai sejenak, para tetangga mengalihkan
perhatian pada si pencuri tadi.
"Terima kasih,Tuan ! Tanpa pertolongan anda, tragedi malam ini tentu akan terjadi", cetus mereka.
"Kalian terlalu sungkan. Saya menolong nyonya ini adalah suatu reaksi spontan, sungguh tak pantas di puji",jawab si maling.
"Tuan, apakah marga anda?"
"Saya bermarga Tan."
Setelah
berbasa-basi sebentar,tiba2 salah seorang di antara mereka berkata : "Oh
ya! Ada satu hal yang perlu kita ketahui". kemudian matanya melirik kepada
si maling.
"Tuan Tan, bagaimana engkau bisa sampai di sini dan menyelamatkan nyonya tua ini? Dari mana anda masuk?"
Si
maling menjadi pusat perhatian puluhan pasang mata.
"Celaka! tak mungkin merahasiakannya lagi. Lebih baik berterus terang saja", pikirnya.
"Saya masuk ke sini dengan memanjat tembok. Semula berniat mencuri,tak tahunya bertemu dengan seorang nyonya tua yang sedang putus asa. Niat mencuri hilang seketika begitu saya masuk ke dalam menyelamatkan si nyonya tua ini".
Kendati
para tetangga terbengong mendengarkannya, namun mengingat ia telah
menyelamatkan nyawa orang, maka mereka menasehatinya lalu membiarkannya pergi.
Seberapa pun jahatnya manusia, ia tetap memiliki
hati nurani untuk menolong orang lain. Kita harus memberikan kesempatan.
Salam Black and Blue.


