Selasa, 30 September 2014



Sinetron di Indonesia emang nggak ada abisnya. Belum tamat satu, udah ada lagi yang lain. Kayak sinetron yang baru-baru ini lagi nge-heitzzz nih, Catatan Hati Seorang Istri. Melihat perbincangan orang-orang di Twitter, sontak gue langsung bertanya-tanya.



 Ada apakah dengan si istri?
Kenapa dengan hatinya?
Apakah catatannya lengkap? Tulisannya bagus? Bisa difotokopi?
Apa nanti keluar di ujian?

  
Tentunya, segala sesuatu yang kita tonton secara rutin dapat menimbulkan dampak ke kehidupan sehari-hari. Ya kayak sinetron ini. Tau dampaknya apa aja?



1. Jadi Kelewat Sabar


Kalau kamu punya temen yang emosian, atau punya pacar yang hobinya marah-marah, coba deh suruh dia tonton sinetron ini. Sinetron ini ngajarin kesabaran banget. Coba liat Mbak Hanna, diselingkuhin aja tetep sabar. Kalau cewek yang biasanya diselingkuhin ngamuk-ngamuk, lapor orang tuanya, Mbak Hanna nggak. Dia malah nge-blog.


Ya mungkin aja ya kan, karena saking seringnya disakitin, di episode terakhirnya mbak Hana jadi blogger terkenal. Blog-nya dibukukan. Terus dia beralih ke Youtube buat bikin serial MMM. Malam Minggu Menangis.


2. Air Mata Jadi Murah

Emang sih, awalnya agak bingung sama sinetron ini. Dikit-dikit nangis, dikit-dikit nangis. Apa jangan-jangan Mbak Hanna waktu dilahirin, air ketubannya air mata?


Makanya, bukan nggak mungkin kalau kamu keseringan nonton sinetron ini, nangisnya jadi ketularan. Jadi misalnya kamu lagi beli nasi uduk, nanti tiba-tiba nangis. “Abang! Abang tau nggak sih hidupku itu hampa kalo nggak ada bawang goreng?! MANA BAWANGNYAAAA!! :’(“


3. Banyak yang Males Nyatet

Dari judulnya aja udah keliatan, Catatan Hati Seorang Istri. Kalau pelajar pada nonton sinetron ini, udah deh, bisa gawat. Nanti pas ditanya sama guru, “Lho?! Kok yang ibu jelasin nggak ada yang dicatet, sih?!” jawabnya, “Udah, Bu. Tapi….. di sini.” sambil nunjuk hati.



4. Jadi Banyak Mobil Pake Stiker Hello Kitty

Di film sinetron Catatan Hati Seorang istri, ada peran yang namanya Hello Kitty. Sebenarnya nama aslinya Karin, tapi biar nggak ketauan istrinya, Mas Bram namain kontak si Karin ini dengan nama Hello Kitty. Kan nggak keren banget ya.


Kamu perhatiin deh, sejak kejadian Hello Kitty di CHSI, di jalan pasti jadi makin banyak kamu temuin mobil dipakein stiker Hello Kitty. Bukan cuma mobil doang deh kayaknya, motor juga ikutan. Ngek! Nggak enak dilihatnya kan, nggak keren.


Coba dari awal namainnya Naruto. Atau Sun Goku. Kan enak aja gitu diliatnya, jadi lebih sangar.


Udah pada nonton Catatan Hati Seorang Istri? Siapa aja orang di sekitar kamu yang jadi korban CHSI? Yuk tumpahkan di kolom comment.
  


Salam Black and Blue.



Disuatu sore hari pada saat aku pulang kantor dengan mengendarai sepeda motor, aku disuguhkan suatu drama kecil yang sangat menarik, seorang anak kecil berumur lebih kurang sepuluh tahun dengan sangat sigapnya menyalip disela-sela kepadatan kendaraan disebuah lampu merah perempatan jalan di Jakarta .


Dengan membawa bungkusan yang cukup banyak diayunkannya sepeda berwarna biru muda, sambil membagikan bungkusan tersebut ,ia menyapa akrab setiap orang, dari Tukang koran , Penyapu jalan, Tuna wisma sampai Pak polisi.


Pemandangan ini membuatku tertarik, pikiran ku langsung melayang membayangkan apa yang diberikan si anak kecil tersebut dengan bungkusannya, apakah dia berjualan? Kalau dia berjualan, apa mungkin seorang tuna wisma menjadi langganan tetapnya atau? Untuk membunuh rasa penasaran ku, aku pun membuntuti si anak kecil tersebut sampai disebrang jalan , setelah itu aku langsung menyapa anak tersebut untuk aku ajak berbincang-bincang. Dek? Boleh kakak bertanya? Silahkan kak, kalau boleh tahu yang barusan adik bagikan ketukang koran, tukang sapu, peminta-minta bahkan pak polisi, itu apa? Oh? Itu bungkusan nasi dan sedikit lauk kak, memang kenapa kak? Sengan sedikit heran, sambil ia balik bertanya. Oh, tidak! Kakak cuma tertarik cara kamu membagikan bungkusan itu, kelihatan kamu sudah terbiasa dan cukup akrab dengan mereka. Apa kamu sudah lama kenal dengan mereka?


Lalu, adik kecil ini mulai bercerita? Dulu! aku dan ibuku sama seperti mereka hanya seorang tuna wisma? Setiap hari bekerja hanya mengharapkan belaskasihan banyak orang, dan seperti kakak ketahui hidup di Jakarta begitu sulit, sampai kami sering tidak makan, waktu siang hari kami kepanasan dan waktu malam hari kami kedinginan ditambah lagi pada musim hujan kami sering kehujanan, apabila kami mengingat waktu dulu, kami sangat-sangat sedih , namun setelah ibu ku membuka warung nasi, kehidupan keluarga kami mulai membaik.


Maka dari itu ibu selalu mengingatkanku, bahwa masih banyak orang yang susah seperti kita dulu , jadi kalau saat ini kita diberi rejeki yang cukup , kenapa kita tidak dapat berbagi kepada mereka.


Yang ibu ku selalu katakan, hidup harus berarti buat banyak orang karena pada saat kita kembali kepada Sang Pencipta tidak ada yang kita bawa, hanya satu yang kita bawa yaitu Kasih kepada sesama serta Amal dan Perbuatan baik kita, kalau hari ini kita bisa mengamalkan sesuatu yang baik buat banyak orang, kenapa kita harus tunda.


Karena menurut ibuku umur manusia terlalu singkat, hari ini kita memiliki segalanya, namun satu jam kemudian atau besok kita dipanggil Sang Pencipta. Apa yang kita bawa? Kata-kata adik kecil ini sangat menusuk hati ku, saat itu juga aku merasa menjadi orang yang tidak berguna, bahkan aku merasa tidak lebih dari seonggok sampah yang tidak ada gunanya, dibandingkan adik kecil ini.


Aku yang selama ini merasa menjadi orang hebat dengan pendidikan dan jabatan tinggi, namun untuk hal seperti ini, aku merasa lebih bodoh dari anak kecil ini, aku malu dan sangat malu. Ya, Tuhan, ampuni aku, ternyata kekayaan, kehebatan dan jabatan tidak mengantarku kepada Mu


Terima kasih adik kecil, kamu adalah malaikat ku yang menyadarkan aku dari tidur nyenyak ku.



"Hidup akan berarti jika kita mau membagikan sesuatu untuk orang lain dan tidak hanya fokus untuk menyenangkan diri kita sendiri "




Salam Black and Blue.

Sabtu, 27 September 2014



Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh para profesor di USA, ada 2 ekor monyet yang dimasukkan ke dalam satu ruangan kosong secara bersama-sama. Kita sebut saja monyet tersebut Monyet A dan B. Di dalam ruangan tersebut terdapat sebuah tiang, dan diatas tiang tersebut nampak beberapa pisang yang sudah matang. Apa yang akan dilakukan oleh 2 monyet tersebut menurut anda?


Setelah membiasakan diri dengan keadaan lingkungan di dalam ruangan tersebut, mereka mulai mencoba meraih pisang-2 tersebut. Monyet A yang mula-mula mencoba mendaki tiang. Begitu monyet A berada di tengah tiang, sang profesor menyemprotkan air kepadanya, sehingga terpleset dan jatuh. Monyet A mencoba lagi, dan disemprot, jatuh lagi, demikian berkali-2 sampai akhirnya monyet A menyerah. Giliran berikutnya monyet B yang mencoba, mengalami kejadian serupa, dan akhirnya menyerah pula.


Berikutnya ke dalam ruangan dimasukkan monyet C. Yang menarik adalah, para profesor tidak akan lagi menyemprot para monyet jika mereka naik. Begitu si monyet C mulai menyentuh tiang, dia langsung ditarik oleh monyet A dan B. Mereka berusaha mencegah, agar monyet C tidak mengalami ‘kesialan’ seperti mereka. Karena dicegah terus dan diberi nasehat tentang bahayanya bila mencoba memanjat keatas, monyet C akhirnya takut juga dan tidak pernah memanjat lagi.


Langkah selanjutnya yang dilakukan oleh para profesor adalah mengeluarkan monyet A dan B, serta memasukkan monyet D dan E. Sama seperti monyet-monyet sebelumnya, monyet D dan E juga tertarik dengan pisang diatas tiang dan mencoba memanjatnya. Monyet C secara spontan langsung mencegah keduanya agar tidak naik.?Hai, mengapa kami tidak boleh naik?? Protes keduanya?


Ada teman-teman yang memberitahu saya, bahwa naik ke atas itu berbahaya. Saya juga tidak tahu, ada apa di atas, tapi lebih baik cari aman saja, jangan keatas deh? jelas monyet C.


Monyet D percaya dan tidak berani naik, tapi tidak demikian dengan monyet E yang memang bandel.?Saya ingin tahu, bahaya seperti apa sih, yang ada di atas? Dan kalau ada bahaya, masak iya saya tidak bisa menghindarinya?? Tegas monyet E. Walaupun sudah dicegah oleh monyet C dan D, monyet E nekat naik?


Dan karena memang sudah tidak disemprot lagi, monyet E bisa meraih pisang yang d iinginkannya?..


***


Renungan:


Manakah diantara karakter diatas yang menggambarkan tingkah laku anda saat ini?


Karakter A dan B adalah orang yang pernah melakukan sesuatu, dan gagal. Karena itu mereka kapok, tidak akan mengulanginya lagi, dan berusaha mengajarkan ke orang lain tentang kegagalan tersebut. Mereka tidak ingin orang lain juga gagal seperti mereka. Karakter C dan D, adalah orang yang menerima petunjuk dari orang lain, hal-hal apa yang tidak boleh dilakukan, dan mereka mematuhinya tanpa berani mencobanya sendiri. Karakter E adalah type orang yang tidak mudah percaya dengan sesuatu, sebelum mereka mencobanya sendiri. Mereka juga berani menentang arus dan menanggung resiko asalkan bisa mencapai keinginan mereka.


Pisang dalam cerita diatas menggambarkan impian kita. Setiap orang dalam hidup ini mempunyai impian yang tinggi tentang masa depannya. Namun sayangnya, banyak sekali hal-hal yang terjadi di sekitar kita, yang menyebabkan impian kita terkubur. Orang-orang dengan karakter ABCD akan mengatakan kepada kita hal-hal seperti ini?,Sudahlah, jangan melakukan pekerjaan yang sia-sia seperti itu. Percuma. Saya dulu sudah pernah melakukannya berkali-kali dan gagal. Sebagai seorang teman yang baik, saya tidak mau kamu gagal seperti saya? atau mungkin kalimat?Kamu mau gagal kayak si X? lebih baik lakukan sesuatu yang pasti-pasti saja deh?. Bukankah hal-hal seperti itu yang sering kita dengar sehari-hari?


Orang dengan karakter E akan selalu berpikir optimis dalam menjalankan sesuatu.?Kalaupun orang lain gagal melakukan sesuatu, belum tentu saya juga akan gagal? adalah kekuatan yang selalu memompa motivasinya.


Dan kegagalan orang lain dapat dipelajari dan dijadikan batu loncatan untuk melangkah lebih baik, bukannya dijadikan suatu ketakutan.


Nah, saya akan memberikan satu ilustrasi lagi. Saya akan membawa anda ke tahun 70-an. Apa yang akan anda lakukan, bila suatu hari ada seorang mahasiswa bercelana jeans, kacamata tebal, bertampang culun, bajunya lusuh, datang menemui anda dan berkata?Saya punya suatu produk yang bagus, tapi saya tidak punya modal. Mau gak pinjamin saya modal 100 dollar? Kalau produk ini sukses, kita berdua bakal jadi orang paling kaya di dunia lho?.


Hampir semua akan menghina dan mentertawakan mahasiswa tsb, bahkan mungkin menganggapnya gila.


Berapa orang yang akan menjawab?Wow, bagus sekali, coba jelaskan apa rencana anda, agar kita bisa sama-2 kaya?? Mungkin satu orang diantara sejuta, mungkin juga tidak ada.


Bagaimana kalau saya katakan bahwa mahasiswa tersebut adalah Bill Gates, yang kini sudah mencapai impiannya menjadi orang terkaya di dunia?


Bukankah itu dulu yang dilakukan Bill Gates pada awal karirnya . Dikelilingi orang type ABCD, ditolak, dilecehkan, dan berbagai macam hinaan lainnya. Untungnya, Bill Gates termasuk orang dengan karakter E. Dan dengan pengorbanan dan kerja keras, dia berhasil meraih impiannya.


"Jangan biarkan orang lain membunuh impian anda. Maju terus, hadapi semua rintangan dan raih impian anda."




Salam Black and Blue.





Sabtu, 20 September 2014



Pada suatu hari seekor anak kerang di dasar laut mengadu dan mengeluh pada ibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki tubuhnya yang merah dan lembek.



"Anakku," kata sang ibu sambil bercucuran air mata
"Tuhan tidak memberikan pada kita, bangsa kerang, sebuah tangan pun, sehingga Ibu tak bisa menolongmu." 



Si ibu terdiam sejenak,

"Sakit sekali, aku tahu anakku. Tetapi terimalah itu sebagai takdir alam. Kuatkan hatimu. Jangan terlalu lincah lagi. Kerahkan semangatmu melawan rasa ngilu dan nyeri yang menggigit. Balutlah pasir itu dengan getah perutmu. Hanya itu yang bisa kau perbuat", kata ibunya dengan sendu dan lembut.



Anak kerang pun melakukan nasihat bundanya. Ada hasilnya, tetapi rasa sakit bukan alang kepalang. Kadang di tengah kesakitannya, ia meragukan nasihat ibunya. Dengan air mata ia bertahan, bertahun-tahun lamanya. Tetapi tanpa disadarinya sebutir mutiara mulai terbentuk dalam dagingnya. Makin lama makin halus. Rasa sakit pun makin berkurang. Dan semakin lama mutiaranya semakin besar. Rasa sakit menjadi terasa lebih wajar.


Akhirnya sesudah sekian tahun, sebutir mutiara besar, utuh mengilap, dan berharga mahal pun terbentuk dengan sempurna. Penderitaannya berubah menjadi mutiara; air matanya berubah menjadi sangat berharga. Dirinya kini, sebagai hasil derita bertahun-tahun, lebih berharga daripada sejuta kerang lain yang cuma disantap orang sebagai kerang rebus di pinggir jalan.

Pesan moral:

Cerita di atas adalah sebuah paradigma yg menjelaskan bahwa penderitaan adalah lorong transendental untuk menjadikan "kerang biasa" menjadi "kerang luar biasa". Karena itu dapat dipertegas bahwa kekecewaan dan penderitaan dapat mengubah "orang biasa" menjadi "orang luar biasa".


Banyak orang yang mundur saat berada di lorong transendental tersebut, karena mereka tidak tahan dengan cobaan yang mereka alami. Ada dua pilihan sebenarnya yang bisa mereka masuki: menjadi `kerang biasa' yang disantap orang, atau menjadi kerang yang menghasilkan mutiara'. Sayangnya, lebih banyak orang yang mengambil pilihan pertama, sehingga tidak mengherankan bila jumlah orang yang sukses lebih sedikit dari orang yang `biasa-biasa saja'.


Mungkin saat ini kita sedang mengalami penolakan, kekecewaan, patah hati, atau terluka karena orang-orang di sekitar kamu cobalah utk tetap tersenyum dan tetap berjalan di lorong tersebut, dan sambil katakan di dalam hatimu...

"Airmataku diperhitungkan Tuhan.. dan penderitaanku ini akan mengubah diriku menjadi mutiara".




Salam Black and Blue.


Oh, betapa nikmatnya, bahwa aku masih memiliki sebuah bantal yang bisa membantu serta menemaniku untuk menciptakan mimpi di malam hari! Setiap malam tiba, aku mengebas bantalku, menempatkannya dalam posisi yang enak buat menyanggah kepalaku untuk beristirahat, untuk berziarah menjelajahi segala kemungkinan di dunia mimpi.


Di siang hari, mungkin aku harus berhadapan dengan sejuta kekecewaan, sejuta kegagalan. Mungkin aku harus berhadapan dengan pengalaman yang membuatku seakan tak mampu berdiri dan bergerak maju. Mungkin aku harus berhadapan dengan orang yang memandangku dengan sorotan mata dingin.


Mungkin karena salah paham, saya harus menerima penilaian yang tidak adil menurut pertimbanganku. Mungkin sepanjang hari aku diselimuti oleh sejuta kesibukan yang aku sendiri tak tahu mengapa dan untuk apa aku begitu sibuk, hingga seluruh badanku penat menanti liang lahat. Mungkin aku ditinggal sendiri ketika sebuah beban berat datang menindih. Namun, .. Puji Tuhan!!! Sekurang-kurangnya aku masih memiliki sebuah bantal untuk dipeluk.


Bantalku.... Ia menyimpan semua rahasia mimpiku untuk dunia masa datang. Ia secara tabah dan setia mendampingiku saat kemelut bathin datang mencekam. Ia rela menampung semua butir air mataku yang pernah bergulir jatuh. Ia seakan tangan Veronika yang penuh kasih, mengeringkan air mata yang masih tersisa di pipiku. Ia begitu tenang tanpa kata, ia setia menerimaku apa adaku untuk secara tenang dan nyaman memberikan seluruh diri untuk beristirahat di malam hari.


Terima kasih bantalku!!! Kendati segala kemelut silir berganti datang di hari ini, namun kalau masih ada engkau menemani aku menciptakan mimpi untuk hari esok, maka aku percaya bahwa hari esok merupakan hari baru yang diwarnai oleh sejuta janji.



Salam Black and Blue.

Jumat, 12 September 2014


Untuk kamu yang tinggal di Indonesia, jelas dong sinetron ini adalah hal yang sering banget dijumpai di kehidupan kamu. Pulang kantor ato kampus abis macet-macetan ngelawan banjir, nyetel tipi, eh keluar tukang bubur-tukang buburan yang ceritanya gak abis-abis. Kali ini gue mau memberikan kamu sebuah ilmu baru.


Mungkin kamu bingung, kenapa sinetron tersebut bisa diproduksi sampai lebih dari 300an episode. Kalau kamu yang bilang alesannya rating, kita kasih tau ke kamu, kita juga udah tau. Tapi sebenernya, ada hal lain dibalik itu. Sebenernya, kalau kamu jeli, sinetron itu ngajarin kamu banyak hal berguna dalam kehidupan loh. Gak percaya?



Ibu Tiri Rata-Rata Jahat

Ini beneran loh. Emang gak semua sih. Tapi ya masih ada chance 50-50 lah. Asal kamu tau ya. Jahat disini bukan berarti kayak di pelem-pelem gitu, dimana tokoh utamanya terus-terusan pengen dibunuh sampe disisipin racun dalem minuman ato makanannya, padahal cuma obat pencahar. Jenis kejahatan disini bisa macem-macem, tergantung dari point of view kamu aja. Terus-terusan mencegah kamu pacaran juga bisa dibilang jahat. Eh itu kalau ada yang mau sama kamu ya.



Bertemu Jodoh Itu Tak Kenal Tempat Dan Waktu

Kalau suatu hari kamu lagi naik angkot, terus ketemu cewek cantik di depan kamu, jangan berhenti untuk bermimpi bahwa suatu hari nanti dia adalah jodoh kamu! Cara bertemu sama jodoh itu gak kenal waktu dan tempat kok. Bisa aja kamu nabrak orang dan tau-tau dia jadi suami kamu. Jangan pernah lelah untuk bermimpi!



Tokoh Antagonis Pasti Lebih Pinter

Beda ya sama seri-seri luar negeri, dimana tokoh protagonisnya diceritakan lebih cerdas. Kalau cerita series di luar, kebanyakan sih yang membuat si tokoh antagonis itu licin biasanya karena kekuasaan, duit, dan lain sebagainya. Sementara si tokoh protagonis selain diceritainnya baik, dia juga cerdas. Makanya kadang alur ceritanya suka susah ditebak.


Sementara kalau sinetron Indonesia? Agak jarang sih gue liat tokoh protagonis lebih pinter dari tokoh antagonis. Biasanya si korban atau tokoh protagonis cuma menang sabar dan hoki aja. Gak pernah sih gue liat ada sinetron Indonesia yang tokoh protagonis nya ngalahin kelicikan tokoh antagonis dengan kecerdasan atau kemampuan sendiri.

Makanya, kamu ati-ati deh sama orang pinter. Bisa aja sebenernya mereka jahat.



Jangan Menyerap Informasi Setengah-Setengah

Ini merupakan poin paling penting dari artikel ini. Sering banget tuh konflik dalam sinetron kejadian karena ada miskom sederhana gitu. Kayak sampe nyaris cerai sama istri/suami gara-gara pasangannya diliat berduaan sama cowok/cewek lain, terus dilaporin sama orang lain yang berakibat salah paham. Padahal itu sodara jauhnya yang dateng dari kampung. Cliché banget yak.


Intinya, kalau kamu mau bersuara atau kalau kamu menyerap suatu informasi jangan setengah-setengah deh ya. Misalnya nih, kamu nemu suatu website humor tukang nyindir yang nulis tentang pengendara motor, coba ditelaah dulu, itu artikel sindiran atau artikel yang mendukung pengendara motor melakukan pelanggaran lalu lintas?



Kira-kira apa lagi ya? Yuk share di kolom komentar.



Salam Black and Blue.




Sabtu, 06 September 2014



Brandon bocah berumur 6 tahun. Suatu hari sabtu pagi, dimana biasanya orang tuanya tidak bekerja dan tidur sampai agak siang, Brandon menyiapkan sebuah kejutan. Ia berencana membuat pancake. Ia mengambil sebuah mangkuk besar, sendok, menggeser kursi ke pinggir meja, dan menarik sebuah tupperware berisi tepung yang berat, menumpahkan sebagian isinya ke lantai.


Lalu ia mengambil tepung itu dengan tangannya, sebagian berserakan di meja makan, lalu mengaduknya dengan susu dan gula sehingga bekas adonan berceceran di sekelilingnya. Ditambah lagi dengan beberapa telapak kaki kucingnya yang ingin tahu apa yang sedang terjadi. Brandon tampak tertutup dengan tepung dan kelihatan sangat frustasi. Yang dia inginkan hanya membuat sesuatu untuk menyenangkan mama dan papanya. Tapi kelihatannya yang terjadi malah sangat amat buruk.


Dia sekarang tidak tahu harus berbuat apa, apakah memasukkan adonan ke dalam oven atau dibakar di perapian. Lagipula dia tidak tahu cara menyalakan api di kompor atau di oven. Tiba-tiba dia melihat kucingnya menjilati isi adonannya dan secara reflek mendorong si kucing agar tidak memakan adonan itu.


Si kucing terlempar, membawa serta beberapa butir telur mentah yang ada di meja. Dengan cemas ia berusaha membersihkan telur yang pecah itu, tetapi justru terpeleset karena licinnya lantai yang kini dipenuhi dengan tepung, membuat pakaian tidurnya putih dan lengket. Dan saat itu jugalah dia melihat papa berdiri di dekat pintu. Air mata akhirnya berjatuhan di pipi Brandon. Yang ingin dia lakukan adalah berbuat baik, tetapi justru kekacauan yang luar biasa yang ia buat. Kini ia hanya dapat pasrah menantikan omelan, jeweran atau mungkin malah pukulan. Tetapi papa hanya memandang dia. Lalu berjalan melewati semua kotoran yang ia buat, mengangkat dan menggendong anaknya yang kini sedang menangis sehingga baju tidur papa ikut menjadi kotor.


Papa memeluk dan mencium Brandon.


Begitulah Tuhan berperkara dengan kita. Kita ingin berbuat sesuatu yang baik, tetapi malah kekacauan yang kita hasilkan. Pernikahan menjadi kacau, sahabat karib bertengkar, kita tidak tahan dengan keadaan di tempat kerja, kesehatan kita memburuk. Semua ini terjadi justru karena kita ingin berbuat yang baik. Kadang kala yang tersisa hanya tangisan karena tidak ada lagi yang dapat kita lakukan. Di situlah saatnya kita menerima kasih dan pelukan Tuhan.


Bila anda merasakan kasih Tuhan mengetuk di pintu hati anda hari ini, jangan menolakNya.




Salam Black and Blue.

Kamis, 04 September 2014



Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya. Pekerja itu berteriak-teriak,tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.


Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada di bawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang keduapun memperoleh hasil yang sama.


Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit, temannya menengadah ke atas? Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.


Tuhan kadang-kadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita menengadah kepadaNya. Seringkali Tuhan melimpahi kita dengan rahmat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepadaNya. Karena itu, agar kita selalu mengingat kepadaNya, Tuhan sering menjatuhkan "batu kecil" kepada kita.




Salam Black and Blue.

Selasa, 02 September 2014



Ini adalah kisah yang dialami oleh sebuah keluarga burung. Si induk menetaskan beberapa telor menjadi burung-burung kecil yang indah dan sehat. Si induk pun sangat bahagia dan merawat mereka semua dengan penuh kasih sayang.


Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Burung-burung kecil inipun mulai dapat bergerak lincah. Mereka mulai belajar mengepakkan sayap, mencari-cari makanan untuk kemudian mematuknya.


Dari beberapa anak burung ini tampaklah seekor burung kecil yang berbeda dengan saudaranya yang lain. Ia tampak pendiam dan tidak selincah saudara-saudaranya. Ketika saudara-saudaranya belajar terbang, ia memilih diam di sarang daripada lelah dan terjatuh, ketika saudara-saudaranya berkejaran mencari makan, ia memilih diam dan menantikan belas kasihan saudaranya. Demikian hal ini terjadi seterusnya.


Saat sang induk mulai menjadi tua dan tak sanggup lagi berjuang untuk menghidupi anak-anaknya, si anak burung ini mulai merasa sedih. Seringkali ia melihat dari bawah saudara-saudaranya terbang tinggi di langit. Ketika saudara-saudarnya dengan lincah berpindah dari dahan satu ke dahan yang lain di pohon yang tinggi, ia harus puas hanya dengan berada di satu dahan yang rendah. Ia pun merasa sangat sedih.


Dalam kesedihannya, ia menemui induknya yang sudah tua dan berkata, ?Ibu, aku merasa sangat sedih, mengapa aku tidak bisa terbang setinggi saudara-saudaraku yang lain, mengapa akau tidak bisa melompat-lompat di dahan yang tinggi aku hanya bisa berdiam di dahan yang rendah??


Si induk pun merasa sedih dan dengan air mata ia berkata, ?Anakku, engkau dilahirkan dengan sayap yang sempurna seperti saudaramu, tapi engkau memilih merangkak menjalani hidup ini sehingga sayapmu menjadi kerdil.?


Hidup adalah kumpulan dari setiap pilihan yang kita buat. Pilihan kita hari ini menentukan bagaimana hidup kita di masa depan.Kita memiliki kebebasan memilih tetapi setelah itu kita akan dikendalikan oleh pilihan kita, jadi berpikirlah sebelum berbuat, sadari setiap konsekuensi dari pilihan yang kita buat.



Salam Black and Blue.

Artikel Populer

Tags

Main of Articles