Kamis, 22 Oktober 2015



Pada suatu hari, ada seorang Anak yang sedang berkendara dengan ayahnya. Seperti biasanya mereka berkendaraan menuju ke suatu tempat. Dan si Anak yang mengemudikan mobil. Setelah beberapa puluh kilometer, tiba-tiba awan hitam datang bersama angin kencang. Langit menjadi gelap. Kulihat beberapa kendaraan mulai menepi dan berhenti.

"Bagaimana Ayah? Kita berhenti?", si Anak bertanya.
"Teruslah mengemudi!", kata sang Ayah.

Si Anak tetap menjalankan mobil mengikuti perintah ayahnya. Langit makin gelap, angin bertiup makin kencang. Hujanpun turun dengan derasnya. Beberapa pohon besar bertumbangan, bahkan ada pohon-pohon kecil yang diterbangkan angin. Suasana nya sangat menakutkan. Banyak kendaraan-kendaraan besar juga mulai menepi dan berhenti.

"Ayah...?"
"Teruslah mengemudi, tingkatkan perhatian dan ekstra hati-hati!" kata sang Ayah sambil terus melihat ke depan.

Si Anak tetap mengemudi dgn bersusah payah. Hujan lebat menghalangi pandangan sampai hanya berjarak beberapa meter saja. Anginpun mengguncang?kan mobil kecil itu. Si Anak mulai merasa takut. Tapi dia tetap mengemudi kan mobil sesuai perintah ayahnya walaupun sangat perlahan.


Setelah melewati beberapa kilometer ke depan, terasa hujan mulai mereda dan angin mulai berkurang. Setelah beberapa killometer lagi, sampailah mereka di tempat yang kering dan mereka melihat matahari bersinar muncul dari balik awan.

"Silakan kalau mau berhenti sekarang dan keluarlah", kata sang Ayah tiba-tiba.
"Kenapa sekarang?", tanya si Anak terheran-heran.
"Tengoklah kebelakang agar engkau bisa melihat dirimu seandainya engkau tadi berhenti di tengah badai dan angin ribut itu".

Si Anak berhenti dan keluar dari mobil, lalu dia menengok jauh ke belakang, di sana sana badai masih berlangsung. Si Anak lalu membayangkan bila mereka berhenti dan terjebak, segera dia pun berdoa untuk mereka yang masih terjebak di sana, semoga mereka selamat.
 
Dan di sinilah si Anak mengerti dan menyadari bahwa jangan pernah berhenti di tengah badai karena akan terjebak dalam suatu ketidakpastian dan ketakutan yang sangat, karena kita tak akan tahu kapan badai akan berakhir serta apa yang akan terjadi selanjutnya, lebih baik segera jauhi badai itu sebisa mungkin.
  
Ibarat nya jika kita sedang menghadapi "badai" kehidupan, maka teruslah berjalan, teruslah berusaha. jangan pernah berhenti, jangan pernah putus asa karena bila tidak maka kita akan tenggelam dlm keadaan yang terus kacau, menakutkan dan penuh ketidak-pastian, bagaikan anda berada ditengah-tengah badai yang sesungguhnya.


Salam Black and Blue

Senin, 19 Oktober 2015


Seorang anak perempuan berkata pada Ibunya bahwa yang dihadapinya semua tidak baik. Dia gagal di ujian matematika, kekasihnya pergi begitu saja, direbut oleh sahabatnya.

Menghadapi kesedihan itu, seorang Ibu yang baik tahu untuk mengembalikan semangat anak perempuannya.
“Ibu membuat kue yang lezat,” katanya sambil memeluk anaknya dan mengajak ke dapur, berharap melihat kembali senyum buah hatinya.

Ketika Ibunya mempersiapkan bahan-bahan pembuat kue, anaknya duduk di seberang dan memperhatikan dengan seksama.
Ibunya bertanya, “Sayang, kamu mau mama buatkan kue?”
Anaknya menjawab, “Tentu ma. Mama tahu aku suka sekali kue.”
“Baiklah...” kata Ibunya, “Ini, minumlah minyak wijen.”
Dengan terkejut anaknya menjawab, “Apa?! Gak mau!!!”
“Bagaimana kalau kamu makan beberapa telur mentah?”
Terhadap pertanyaan ini anaknya menjawab, “Mama bercanda ya?
“Bagaimana kalau mencoba segenggam tepung?”
“Gaklah ma, aku bisa sakit perut.”

Kemudian Ibunya melanjutkan, “Bahan-bahan ini belum dimasak dan rasanya tidak enak, tapi kalau kamu sudah mencampur dan mengolahnya bersama-sama. Ini semua akan menjadi sebuah kue yang lezat!”

  
Tuhan bekerja dengan cara yang sama. Saat kita bertanya mengapa DIA membiarkan kita melewati masa-masa sulit, kita tidak menyadari berkat-berkat apa yang tengah DIA siapkan untuk kita. Hanya DIA yang tahu dan DIA tidak pernah membiarkan kita jatuh. Kita tidak perlu berkutat pada bahan-bahan mentah yang ada, hanya percayalah padaNYA. Dan kita akan melihat sesuatu yang luar biasa terjadi!

TUHAN begitu mengasihi kita.
DIA mengirimkan bunga-bunga cantik di setiap musim semi tiba.
DIA membuat matahari terbit setiap pagi.
Dan tiap saat kita ingin berdoa. DIA selalu ada untuk mendengar!
DIA bisa tinggal di mana saja di alam semesta ini. Tetapi, DIA memilih untuk tinggal di hatimu!


Selamat Menikmati "Kue" yang Indah!


Salam Black dan Blue

Artikel Populer

Tags

Main of Articles