Seorang anak perempuan berkata pada Ibunya bahwa yang
dihadapinya semua tidak baik. Dia gagal di ujian matematika, kekasihnya pergi begitu saja, direbut
oleh sahabatnya.
Menghadapi kesedihan itu, seorang Ibu yang baik tahu untuk
mengembalikan semangat anak perempuannya.
“Ibu membuat kue yang lezat,” katanya sambil memeluk anaknya dan mengajak ke dapur, berharap melihat kembali senyum buah hatinya.
Ketika Ibunya mempersiapkan bahan-bahan pembuat kue,
anaknya duduk di seberang dan memperhatikan dengan seksama.
Ibunya bertanya, “Sayang, kamu mau mama buatkan kue?”
Anaknya menjawab, “Tentu ma. Mama tahu aku suka sekali kue.”
“Baiklah...” kata Ibunya, “Ini, minumlah minyak wijen.”
Dengan terkejut anaknya menjawab, “Apa?! Gak mau!!!”
“Bagaimana kalau kamu makan beberapa telur mentah?”
Terhadap pertanyaan ini anaknya menjawab, “Mama bercanda ya?”
“Bagaimana kalau mencoba segenggam tepung?”
“Gaklah ma, aku bisa sakit perut.”
Kemudian Ibunya melanjutkan, “Bahan-bahan ini belum dimasak dan rasanya tidak enak, tapi kalau kamu sudah mencampur dan mengolahnya bersama-sama. Ini semua akan menjadi sebuah kue yang lezat!”
Tuhan bekerja dengan cara yang sama. Saat kita bertanya mengapa DIA membiarkan kita melewati
masa-masa sulit, kita tidak menyadari berkat-berkat apa yang tengah DIA siapkan
untuk kita. Hanya DIA yang tahu dan DIA tidak pernah
membiarkan kita jatuh. Kita
tidak perlu berkutat pada bahan-bahan mentah yang ada, hanya percayalah padaNYA. Dan kita akan melihat sesuatu yang luar biasa terjadi!
TUHAN begitu mengasihi kita.
DIA mengirimkan bunga-bunga cantik di setiap musim semi tiba.
DIA membuat matahari terbit setiap pagi.
Dan tiap saat kita ingin berdoa. DIA selalu ada untuk mendengar!
DIA bisa tinggal di mana saja di alam semesta ini. Tetapi, DIA memilih untuk tinggal di hatimu!
Selamat Menikmati
"Kue" yang Indah!
Salam Black dan Blue